alamanda.blogspot.com is proudly powered by Blogger
Template Design by Didats Triadi

DateTuesday, June 27, 2006   Comment

dalam satu hari, aku mendapatkan jawaban dari tiga pertanyaan yang penting tapi nggak penting tentang Bali.

1. kenapa sebagian besar orang Bali kulitnya cokelat?
2. kenapa semua perempuan memanjangkan rambut?
3. kenapa semua orang Bali punya julukan?

semuanya aku dapatkan waktu ikut Melasti (bisa juga disebut Melis) ke Pantai Purnama, kemarin. Melasti adalah upacara penyucian yang biasanya diadakan sebelum Nyepi atau Odalan di pura. Odalan bisa disetarakan dengan ulang tahun. karena Odalan didasarkan pada Pawukon yang siklusnya setiap 6 bulan sekali, maka Odalan juga diadakan dengan interval yang sama.
yang dilakukan pada saat Melasti adalah membawa semua perlengkapan dan peralatan yang akan dipergunakan saat Odalan ke laut atau sungai untuk disucikan. berbeda dengan Hindu di India yang melakukan penyucian dengan membasuhnya di Sungai Gangga atau Yamuna, di Bali konsep penyucian lebih kepada membuang hal-hal yang buruk ke laut, yang terletak di tempat yang rendah, sehingga dianggap tidak suci. kalo dirunut balik, laut jadi tidak suci karena ada banyak kotoran (yang tidak suci) dibuang ke laut.

upacara itu dimulai dengan berjalan kaki dari tempat parkir ke pantai. dari sini aja bisa dilihat kalau ritual yang dilakukan orang Bali sarat dengan tradisi dan setiap detilnya merupakan art performance yang kolosal. ratusan orang dari tujuh banjar yang bernaung dibawah Pura Dalam Puri, berpakaian putih, berjalan dengan ritme yang sama menuju satu arah. sampai di pantai, semua duduk bersimpuh ke arah laut, lalu iring iringan orang yang membawa panji-panji, tombak, barong, boneka raksasa penjaga pura selama odalan (laki-laki dan perempuan) serta berbagai jenis peralatan upacara lewat satu demi satu, sebelum berkumpul di tengah lokasi upacara. Banten atau sesajen juga dikumpulkan di satu tempat. lalu pemangku mulai bekerja, membunyikan bel, menyanyikan mantra, memercikkan air suci.

aku mengamati apa yang terjadi, mengambil foto, berusaha mendengarkan mantra yang dinyanyikan tapi tidak berhasil menangkap satu patah kata pun yang dapat kumengerti. matahari jam 2 siang terasa panas membakar. tidak ada atap atau tenda untuk berlindung. aku membawa payung tapi angin terlalu kencang sehingga payungku tidak akan bisa berdiri tegak. karena upacara yang dilengkapi acara terpanggang matahari semacam inilah orang Bali berkulit cokelat.
dari saat mulai duduk bersimpuh, menyaksikan upacara penyucian yang dilengkapi acara melepas bebek ke laut, mabakti atau berdoa dengan menyelipkan sejumput bunga diujung jari yang ditangkupkan kemudian mengangkatnya ke dahi, sampai akhirnya menerima air suci... seluruh prosesnya makan waktu sekitar dua jam. selama itu angin bertiup kencang dan rambutku yang pendek berhamburan dipermainkan angin. kalau rambutku panjang seperti semua perempuan Bali, aku akan bisa mengikatnya, menyanggulnya, atau menahannya dengan jepit supaya nggak berantakan.

dalam upacara-upacara massal seperti yang aku saksikan kemarin, ratusan orang berkumpul. untuk memudahkan pencarian orang diantara sekian banyak yang ngayah (bekerja bersama) di pura atau berjalan bersama ke laut, tentu saja lebih gampang pake nama julukan. bayangkan kalo memanggilnya dengan
"hei! Wayan!" atau "hei, Nyoman!" pasti ada puluhan orang yang menoleh sekaligus, soalnya nama Bali kan semuanya sama-sama didasarkan pada urutan kelahiran dalam keluarga. karena itu nama julukan seperti Jamrud akan membedakan Ketut Artana yang supir dari Ketut Artana yang di Restoran. atau Sudiana yang pelukis dengan Sudiana yang pengusaha kayu akan mudah dibedakan karena yang pelukis dipanggil Bonuz.

Comment

Anonymous henny at 11:45 AM, June 27, 2006 said:

WAH! Menarik ya.
Pengen banget ke sanaaaa.. mau lihat fotonya dongggg..

Anonymous didats at 1:45 PM, June 27, 2006 said:

1. karna orang bali ngga takut jadi item karna matahari...

2. ya karna rambut panjang itu banyak yg suka *ngasal*

3. ya itu, seperti yg ina bilang... banyak yang namanya sama...

Blogger saylow at 2:47 PM, June 27, 2006 said:

mulai hari ini julukan bali buat Ina adalah : KONCRENG!!! hauhauhauhauahu

Anonymous kecek at 10:48 AM, June 28, 2006 said:

Kenapa rambut panjang? ya biar kalo di ribonding nanti khan bisa kelihatan lebih indah getoh!

Blogger Sherlie Yulvianti at 7:00 PM, June 28, 2006 said:

Wah..wah..baru tau soal yg begini.. Makasih ya mbak.
*nambah ilmu*

Blogger Sherlie Yulvianti at 7:00 PM, June 28, 2006 said:

Wah..wah..baru tau soal yg begini.. Makasih ya mbak.
*nambah ilmu*

Anonymous ebo at 11:45 PM, June 28, 2006 said:

1. I'm not...
2. Not anymore
3. My sobriquet, 'ebo bagus genjing'... because my real name... nobody want to know...

Anonymous isdah junker ngalam at 12:12 AM, November 04, 2006 said:

1. klo gag coklat ya bukan orang bali
2. karena dia mampu beli shampo mahal
3. karena kemungkinan nama mirip sangat besar

Post a Comment

Shoutbox



Instagram