alamanda.blogspot.com is proudly powered by Blogger
Template Design by Didats Triadi

DateTuesday, July 29, 2008   Comment

Minggu malam:
aku pergi ke supermarket cuma sebentar. tapi pengalaman selama 5 menit terakhirnya sangat mengguncangkan jiwa. aku sedang mengambil satu-satunya barang yang mau kubeli waktu lagu itu tiba-tiba terdengar...
"coba kau pikirkan... coba kau renungkan..."

sontak aku kabur ke depan kasir. berusaha membayar secepatnya. oh! tapi laki-laki di depanku ini kok ya malah ngambil barang yang lain lagi setelah di depan kasir. rokok-lah, batere-lah, permen dan cokelat dari rak di sebelah kasir. haduh! apa nggak tau aku sedang gawat darurat? duh! duh!

and I end up being tortured by that damn song. whole of it.
padahal lagu itu kan seperti lintah. sekali terdengar nggak akan begitu saja lepas dari kepalamu. baru mau lupa, udah ada yang muter lagi dan bakalan jadi inget lagi. haduuuuuhh!!!

waktu aku mengadu berkeluh kesah ke Abi karena "kenapa sih mereka harus muter lagu itu sekarang? waktu aku disini?", jawabannya begini:
:) mungkin mereka emang ingin kamu menikmati lagu itu:)

ouch! aku langsung bales lagi
ada nggak sih, supermarket yang muternya lagu klasik? lagu kematian Chopin waktu lagi sepi dan muter Vivaldi di hari Sabtu dan Minggu...

dan Abi lantas menceritakan kisahnya, naik taksi yang sopirnya memutar Mozart, sambil bercerita tentang Mozart sepanjang jalan, dan juga tentang komposisi-komposisi yang diputarnya. kata Abi, dia justru berpikir kalo si sopir taksi ini adalah seorang psikopat. yang barangkali... kalau dia salah ngasih jawaban, di satu bagian jalan yang sepi, akan menghentikan taksinya, terus... horor! yang aku bayangkan malah adegan film thriller dengan tokoh serial killer.

errr...

Senin malam:
aku terima sms Abi yang bunyinya begini:
Ok. Sekarang aku yang denger lagu ini... udah 3 jam... "coba kau pikirkan... coba kau renungkan... apa yang kau inginkan" ...It's painful

sms yang baru dua-tiga jam kemudian aku balas, yang disusul dengan sms berikutnya:
Dari tadi pagi aku udah nggak enak badan. Sekarang aku gak berdaya di tempat tidur, demam. Aku yakin lagu tadi punya andil sangat besar bikin badanku jadi gak stabil

Comment

Blogger amen at 1:47 PM, July 29, 2008 said:

sudahlah jeng ngaku aja kalau suka sama lagunya sampai terngiang2 di kepala gak bisa hilang. semua orang punya guilty pleasure kok

Blogger M Fahmi Aulia at 8:22 AM, July 30, 2008 said:

dulu radja, sekarang kangen band. hati memang ga bisa menipu. kalo emang ngefans ya sudah, ngaku aja lah...

*swoosshhh...*

Blogger Irma Anintya at 6:41 PM, July 30, 2008 said:

hihihihi..iyah...lagunya bakalan terus terngiang di kepala...apalagi klo dah liat videoklipnya hahahahaha...
dulu stinky...trus radja..dan skrg ini...*bahkan ga mau nyebut nama band-ya apalagi judul lagunya*

Post a Comment

Shoutbox



Instagram