alamanda.blogspot.com is proudly powered by Blogger
Template Design by Didats Triadi

DateTuesday, August 21, 2007   Comment

hujan yang nggak habis-habis sejak selepas tengah malam tadi, udara yang dingin menusuk tulang, orang-orang kantor sebelah yang permintaannya aneh-aneh dan telepon-telepon nggak penting sepanjang hari ini sukses bikin otakku membeku, lalu terus-terusan pengen ngemil. tapi kok ya pas Florentine Cookies-ku habis dan persediaan cemilan yang lainnya nggak dibawa hari ini.

bengong menatap tetes air jatuh diatas daun Heliconia Oranye di depan jendela. daun bambu dan daun kelapa juga basah kuyup terguyur hujan. di depan pintu duduk seorang cowok bule yang jangkung dan kurus, berkaus merah dan lagi bengong. sama-sama menatap langit yang sendu kelabu.

entah dari mana datangnya, di kepalaku melayang potongan lirik-lirik lagu yang disangkut-sangkutkan sama hujan. mungkin ini sisa kenangan waktu jaman sekolah dulu, suka menulis ulang dan menghafalkan lirik lagu, sambil menebak-nebak artinya, karena kalo diartikan pake kamus satu demi satu, setelah disambungkan malah jadi aneh.

malu-malu aku bertanya pada Oom Google dan katanya, ada sekitar 800 lagu yang bercerita tentang hujan, lebih dari 50 diantaranya berjudul Rain saja. dan ada lebih dari 5000 judul album yang didalamnya ada lagu yang pake kata hujan. tapi ini kan terbatas untuk lagu berbahasa Inggris dan mungkin berasal dari Amerika Serikat dan Inggris aja. jadi bangsanya "Tik...tik..tik...bunyi hujan diatas genteng" (lagu ini apa sih judulnya?) dan "Hujan di Malam Minggu" atau "Mendung Tak Berarti Hujan" (aduh, ini kok lagunya nggak ada yang keren sih) nggak termasuk dalam daftar ini.

salah satunya adalah lagu yang mengiringi masa pertumbuhanku, "November Rain" dari band legendaris yang nggak mungkin kamu nggak tau. itu adalah saat-saat aku duduk di depan televisi, mengagumi mata Gilby Clarke yang senantiasa berasap (smokey eyes), legam oleh eyeliner dan maskara.

'Cause nothin' lasts forever
And we both know hearts can change

And it's hard to hold a candle
In the cold November rain
We've been through this such a long long time

Just tryin' to kill the pain

inget nggak gadis berpakaian pengantin yang ada di dalam video klip lagu itu. cakep banget ya? dan katanya sih pas dia jadi model di klip itu dia masih pacaran sama Axl Rose.
mulailah aku bergosip:p

lalu disaat-saat itu juga, lagi heboh-hebohnya lagu "No Rain" dari band yang sampe sekarang masih nggak kupahami kenapa namanya begitu. Blind Melon. emang ada gitu melon yang bisa melihat, mengedip dan melirik?
sebenarnya lagu ini sama sekali nggak bercerita tentang hujan, karena toh judulnya aja nggak ada hujan. tapi memang lagunya bagus, dan ada kata-kata hujannya. nggak papa kan kalo diceritain juga?

All I can say is that my life is pretty plain
I like watchin' the puddles gather rain

And all I can do is just pour some tea for two
and speak my point of view

But it's not sane, It's not sane


Blind Melon sebenarnya band yang cukup oke, tapi berakhir tragis setelah ditinggal vokalisnya yang tewas akibat overdosis cocaine. jadi kayaknya ini juga satu-satunya lagu dari band tersebut yang aku kenal, karena sesudahnya mereka tak terdengar lagi.

nah, waktu aku SMP, ada kelompok vokal cheesy yang lagi ngetop banget, yang namanya Color Me Badd. berhubung pada masa itu aku masih gampang terombang-ambing dan kehilangan arah, walaupun rajin mendengarkan Metallica, aku masih sempat menghapalkan lagu "Close to Heaven" yang mereka nyanyikan dalam dua versi, English dan Spanish. niat yah, aku?
lagu mereka yang bernuansa hujan ini diambil dari album keempat mereka, sekaligus album terakhir yang aku ingat dari kelompok vokal ini. judulnya "The Earth, The Sun, The Rain"

I will love you for the earth at my feet
I will love you for the sun in the sky

I will love you for the falling rain...

I will love you for the heart that could break

I will love you for the dreams that we share
I will love you for the falling rain...

oh, alangkah romantisnya kalo ada yang menyanyikan lagu itu di telingaku, disaat hari sendu kelabu seperti ini. misalnya kalo yang nyanyi itu Andrea Casiraghi, dengan logat Monaco, dan rambut pirang yang berkibar-kibar dihembus angin gunung yang membuatku bergetar kedinginan ini... lalu...
ups! kok tiba-tiba ada adegan sensor berkelebat? kayaknya otakku kebanyakan berfantasi nggak penting nih...

jadi lebih baik kita membahas lagu yang lain saja:D

suatu ketika, di sebuah masa, salah satu mantanku sangat suka "Purple Rain" yang dinyanyikan oleh Prince. penyayi yang sureal dan dandanannya menurutku menyeramkan. dia ini kayak tokoh yang cuma eksis di Wonderland-nya Alice sehingga duluuu... aku terheran-heran kenapa dia begitu dipuja-puja. lha wong dandan aja nggak konsisten. pelihara cambang dan kumis dan jenggot tipis, tapi tetep pake lipstik dan eye shadow dan full make up seperti perempuan. mungkin ini yang namanya dandanan kalengan ya?

aku punya lagu ini setelah putus dengan orang itu. seolah-olah dia yang berusaha berbaik-baik ngomong sama aku, sementara aku males noleh sama sekali:D

I never meant to cause you any sorrow
I never meant to cause you any pain
I only wanted one time to see you laughing

I only want to see you laughing in the purple rain

Purple rain, purple rain

I only want to see you bathing in the purple rain

sejauh ini, nggak terbersit dalam pikiranku untuk bersedih-sedih, menangis bombay, dan meratapi sesuatu yang sudah pergi. jadi lagu tentang hujan yang pilu seperti lirik lagu di bawah ini, biasanya aku hindari. abis efeknya besar sekali, lho!
bahkan ketika dengerin lagu ini dibawah panas terik matahari, suasana bisa mendadak berubah jadi sedikit mellow. judulnya aja "Rain and Tears"

Rain and tears are the same
But in the sun, you've got to play the game

When you cry in winter time

You can pretend it's nothing but the rain


makanya lebih baik mendengarkan lagu comeback-nya tante Mariah Carey dari kehancuran yang memalukan menyusul album dan film berjudul Glitter yang gagal total dan membuatnya tampak sangat murahan. okelah, "Through The Rain" ini juga nggak terlalu berhasil. tapi setidaknya, ada semangat yang bisa bikin orang merasa lebih positif.

I can make it through the rain
I can stand up once again

On my own and I know

That I’m strong enough to mend

And every time I feel afraid

I hold tighter to my faith
And I live one more day

And I make it through the rain


bagian paling seru dari hujan sebenarnya adalah waktu kita bisa hujan-hujanan di tengah jalan, menari-nari sambil merasakan air membasahi seluruh tubuh, merasa seperti sedang dibasuh bersih oleh air yang dicurahkan langsung dari langit. seperti kata Thom Yorke di "And It Rained All Night"

And it rained all night and washed the filth away
Down New York airconditioned drains

The click click clack of the heavy black trains

A million engines in neutral

di seluruh penjuru dunia, hujan dipercaya sebagai perlambang kesuburan dan berkah. menurunkan rejeki dan kemakmuran bagi tanah yang menerima curahannya. maka ketika mendung dan hujan mulai turun, yang kita senandungkan adalah lirik-lirik "Paranoid Android" seperti Radiohead menyanyikannya:

Rain down, rain down
Come on rain down on me
From a great height
From a great height... height...
(yang diulang-ulang sampe ke bagian)
Come on rain down on me

dan bau tanah basah yang wangi segar setelah hujan. dan embun yang terbentuk di jendela. dan bunyi air yang gemericik di atas genting. dan minuman hangat yang mengepulkan asap disaat hujan. dan rinai tipis seperti jarum yang membuat kebun seperti diselimuti sari bunga. dan pelangi samar yang mengambang diatas lembah, sementara dari air sungai kabut naik perlahan. dan aku, adalah gadis yang sangat menyukai hujan.

Comment

Blogger Irma Anintya at 10:21 AM, August 22, 2007 said:

cuma dr 1 tema aj yah...bisa kluar banyak lagu...

ada lagu yg gw suka....soal ujan...

rhythm of the rain....

lupa dinyanyiin ma siapa lagu ini...

Anonymous dian ina at 12:52 PM, August 22, 2007 said:

Imong!:D
wah, itu lagu tua banget. aku cuma tau versi yang dinyanyikan sama Jason Donovan. tapi kayaknya dia juga udah cover version yang entah ke berapa kali.

Anonymous indie at 9:14 PM, August 22, 2007 said:

Aku tau yang versi The Cascades, jaman dulu banget g? :p Jadi kangen ujan nih Mba... tapi aku lebih suka suasana mendung, mendung berat. :)

Blogger mBu at 1:27 PM, August 23, 2007 said:

One once asked, "what type are you? Sunny or rainy?".

"Rainy.", simply I said.

Anonymous starchie at 1:15 PM, August 26, 2007 said:

nah ini juga ada mba asli made in endonesa lagiiii bgini bunyinyaaa;


"hujaaaaaaaaaaaaaaannn di malam mingguuuuu akuuu takkkk datanggg padaaamuuuuu ... "

Post a Comment

Shoutbox



Instagram