Tuesday, January 04, 2005

sebuah email dan sepercik simpati

banda aceh mulai menggeliat... begitu tulis headline sebuah surat kabar. yang meninggal dikebumikan, yang rusak diperbaiki, yang kotor dibersihkan dan yang hidup harus meneruskan perjalanan
namun simpati-solidaritas-perhatian belum berhenti mengalir...

William Vroegop, seorang Belanda-Indonesianis...membalas email tahun baruku seperti ini;


Makasi Dian!

Di Belanda juga kita ikut semua berita-berita tentang tsunami,

dan kita semua terguncang juga.
Dan tentu kita sibuk ikut aksi-aksi bantuan, terutama untuk Aceh.
Baru ada berita bahwa helicopter-helicopter dan marinir Amerika Serikat telah

mendarat di Aceh untuk beri bantuan juga.
Pemerintah Belanda bantu dengan uang yang jumlahnya termasuk

terbesar dari semua bantuan LN.

Saya pun siap untuk di terjunkan ke Aceh, jika perlu.

Salam,
William


Tuhan menciptakan manusia dalam berbagai jenis dan latar belakang, salah satunya dengan maksud untuk saling memberi pertolongan. Semoga dilapangkan jalan mereka yang nyawanya direnggut bencana. Semoga dilimpahkan segala kebaikan bagi setiap yang bersimpati dan membantu dengan ikhlas. Tuhan tidak pernah lena. Dia selalu ada disana

2 comments:

William AJV said...

Ternyata anak saya Cindy datang ke Aceh, bulan Januari 2006 untuk bantu korban2 tsunami, bersama artis TV terkenal(Lonny) dari Belanda, dengan cara memberi dana langsung di tempat.
Saya sendiri langsung ke Jogya setelah gempa bumi Gunung Merapi dan memberi bantuan di mana2
Sampai sekarang masih di Indonesia.
Salam,William A.J.Vroegop
www.suvono.nl

Unknown said...

wah!
Anda berkomentar juga disini.
terima kasih banyak:D

duka yang menyusun sendiri petualangannya

  rasa kehilangan seorang penonton pada aktor yang dia tonton sepanjang yang bisa dia ingat, adalah kehilangan yang senyap. ia tak bisa meng...